Tarif Parkir di Kota Batam Naik 100 Persen

By Admin JDIH Batam 05 Okt 2016, 11:37:57 WIBBerita dan Informasi

Tarif Parkir di Kota Batam Naik 100 Persen

Keterangan Gambar :


batampos.co.id – Tarif parkir sepeda motor dan mobil roda empat di Batam direncanakan naik seratus persen dari besaran lama. Kenaikan ini sesuai draf usulan Pemko Batam terkait revisi rancangan peraturan daerah (ranperda) perubahan Peraturan Daerah (Perda) No 1 Tahun 2012, tentang Retribusi Parkir Batam.

“Memang dari draf yang kita terima pemko ada kenaikan seratus persen. Namun demikian, usulan itu masih dibahas oleh tim Panitia Khusus (Pansus),” ujar Ketua Pansus Ranperda Parkir, Yunus Muda, Senin (3/10/2016).

Dari usulan ini, ada dua kriteria parkir yang diberikan Pemko yakni parkir khusus dan parkir langganan.

Untuk parkir khusus, kata Yunus, dari yang awalnya sepeda motor Rp 1.000 dan mobil Rp 2.000, menjadi motor Rp 2.000 dan mobil Rp 4.000. Begitu juga parkir di mal dan hotel, dari biasanya Rp 1.000 naik menjadi Rp 2.000 untuk jam pertama sepeda motor, sedangkan untuk jam-jam selanjutnya dihitung Rp 1.000.

Begitu juga dengan bagi kendaraan roda empat, bila biasanya dihitung Rp 2.000 untuk jam pertama menjadi Rp 4.000. Sedangkan untuk jam-jam selanjutnya dihitung Rp 2.000 setiap jam. Bus dan truk juga dihitung dalam ranperda baru ini, biasanya sama dengan roda empat lainnya, bus dan truk tarifnya Rp 6.000.

“Kita belum bahas secara keseluruhan, baru sebatas kenaikan tarif parkir,” ujar Yunus.

Tarif retribusi, lanjutnya, juga berubah bagi parkir langganan. Sepeda motor roda dua dan tiga Rp 100 ribu pertahun, mobil penumpang, Rp 250 ribu pertahun. Sedangkan bus dan truk Rp 300 ribu pertahunnya.

Keenaikan tarif ini diyakini tidak akan memunculkan polemik atau keberatan masyarakat. Sebab sebelum revisi diajukan sudah ada kajian. Dengan direvisi,akan ada sumbangan bagi pendapatan asli daerah (PAD).

“Dalam menetapkan ranperda ini kita akan undang kalangan masyarakat,” tuturnya.

Anggota Komisi III DPRD Batam, Dandis Rajagukguk menilai, bila perda parkir ini diterapkan, retribusi parkir di Batam bisa meningkat signifikan. Apalagi, bila dilihat dari wilayah di Indonesia lainnya, tarif parkir di Batam masih tergolong murah.

“Di Surabaya sudah parkir mobil sudah Rp 4.000,” ujarnya.

Ditanya potensi PAD dari parkir, ia menjawab belum bisa menghitung, lantaran jumlah kendaraan di Batam secara keseluruhan belum diserahkan Dinas Perhubungan.

“Kalau hitung kasar saja, Rp 2.000 dikali 356 hari ditambah Rp 4.000 dikali 356 hari dikali jumlah kendaraan, ini baru untuk parkir khusus,” katanya.

“Belum lagi parkir langganan roda dua, empat dan bus diprediksi bisa mencapai Rp 60 miliar,” tambahnya.

Bila dilihat dari PAD parkir sebelumnya, jumlah ini tentu sangat signifikan. Semisal, retribusi parkir saat ini, yang targetnya hanya Rp 4,2 miliar dan terealisasi hanya Rp 3,8 miliar.

Memang, jika dibandingkan dengan parkir biasa, parkir berlangganan dirasa lebih murah. Pembayarannya pun cukup satu kali setahun, pada saat membayar pajak kendaraan motor. Direncanakan, parkir yang ada di seantero Batam, pengawasannya akan dipegang langsung oleh Pemko Batam, dalam hal ini Dinas Perhubungan.

“Ke depan kita studi banding di Surabaya, karena di sana sistem perparkirannya sudah baik,” katanya.

Bustamin, anggota pansus menambahkan, dalam menunjang parkir langganan di Batam harus didukung sarana dan prasarananya yang memadai. “Termasuk juga pengawasan dan pelayanan yang maksimal,” tuturnya. (rng/bp)

Daftar Tarif Parkir
Nama                   Sebelumnya        Diusulkan
1. Motor               Rp 1.000           Rp 2.000
2. Mobil                Rp 2.000           Rp 4.000
3. Bus dan Truk    Rp 2.000           Rp 6.000

 

Sumber : Batam Pos



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Bagaimana Tampilan Baru Web JDIH Kota Batam Sekarang ini ?
  Sangat Jelek
  Jelek
  Biasa Saja
  Bagus
  Sangat Bagus

Komentar Terakhir

  • yani

    Mohon ijn tanyakan proses penyusunan raperda KTR? ...

    View Article